Objek Wisata
Gereja Kota Kupang
Gereja Kota Kupang
Gereja Kota Kupang
Gereja Kota Kupang
Gereja Kota Kupang
Gereja Kota Kupang
Gereja Kota Kupang

Jemaat Kota Kupang adalah Jemaat tua dalam GMIT yang bertumbuh bersama dengan berdirinya Benteng VOC di Kupang. Embrio pelayanan dimulai tahun 1614. Ini berawal dari datangnya Pendeta Belanda bernama Ds. Matheos Van den Broeck yang dipindahkan Pemerintah VOC dari Saparua Ambon. Jemaat kecil yang bertumbuh dalam benteng inilah yang kemudian berkembang menjadi cikal bakal berdirinya Jemaat Kota Kupang. Ada 5 periode perkembangannya yaitu:

Periode Out Hollandshe Zending (1614 – 1819)

Perkembangan ini berawal dari kedatangan Ds. Matheos Van de Broeck pada tahun 1614 di Kupang dengan tugas utama adalah memelihara / merawat rohani pegawai/ Tentara VOC yang ada di Benteng Concordia dan dia juga menggelar perkabaran injil di luar benteng. Dia tercatat sebagai Pendeta Protestan yang diutus ke Pulau Timor.

Periode Nederlandsche Zeandeling Genootschaar (NZG : 1819 – 1860 )

Periode ini , Jemaat di Kupang mengalami kemunduran Iman, jatuh dalam dosa, dan hanya ditemukan 1 buah Alkitab Perjanjian Baru namun tidak lengkap. Namun pada Tahun 1819, Pendeta / Ds. R.Le Bruijn, seorang utusan dari NZG ditugakan di Jemaat Kupang untuk mengelapai pekerjaan perkabaran Injil dan seluruh wilayah di Timor, Rote, Sabu, Babau dan Kisar. Pada masa ini terjadi kemajuan besar sehingga diutus lagi 5 orang Pendeta oleh NZG.

Periode Indische Kerk hingga kedatangan Jepang ( 1860 – 1942 )

Dimasa / periode ini mengalami perkembangan iman yang pesat, hal ini terlihat dari sistem/ cara Semaikan Benih Injil dalam bentuk Bidston umum ( semacam ceramah) dan diterbitkan kira-kira 3000 buku rohani seperti Mazmur, Tahlil, Injil dan Kitab Nyanyian lainnya. Dan pada masa Pendeta J. F Niks inilah Gereja Kota Kupang diresmikan pada tahun 1887. Bahasa yang digunakan ada 2 bahasa yaitu bahasa Belanda dan bahasa Melayu.

GKK pada masa pendudukan Jepang ( 1942 – 1945 )

Pada tahun 1942 Jepang mendarat di Kupang dan mengambil alih Pemerintahan dari tangan Belanda , sehingga keadaan pelayanan di Timor kocar-kacir. Gereja dijadikan tempat penyimpanan amonisi dan perlengkapan perang tentara Dai nipon. Kondisi ini membuat D. Adoe dan Raja Kupang Nisnoni berinisiatif mengkoordinir pelayanan jemaat dengan membentuk badan Gereja Timor Selatan. Jemaat pun dievakuasi ke daerah Airnona dan Bakunase sehingga tidak lagi bergereja di Gereja Kota Kupang tetapi membuat tempat ibadah sendiri di 2 lokasi yang sekarang ini sebagai cikal bakal Gereja Syaloom airnona dan Gereja Kemah Ibadah ( berbahasa Sabu) dekat Kolam Airnona.

Pada zaman Kemerdekaan ( 1945 – sekarang )

Tahun 1945 adalah tahun persiapan pembentukan suatu Sinode Gereja – gereja di Timor yang dimotori oleh Pendeta /Ds. E. Durkstra yang memang ditugaskan dari Negeri Belanda. Tahun 1947 terbentuklah Sinode GMIT dengan 6 Klasis, tidak termasuk 3 Jemaat lainnya yaitu Jemaat Kota Kupang, Ende dan Sumbawa (NTB).

Gereja ini berada di kaawasan inti KPTA Affedeling Kupang (Kantor Bupati Lama Kupang) yang strategis dan ramai. Jarak dari benteng Concordia (asrama benteng sekarang) ± 150m, dari pusat pertokoan/perbelanjaan ± 20 m, jarak dari tepi pantai Pelabuhan Teluk Kupang ± 75 m. Luas zoning Gereja Kupang ± 2254 m², di dalam komplek berdiri gedung gereja tua bergaya arsitektur eropa; rumah tempat tinggal pendeta, bangunan penunjang lain serta sejumlah Kerrkof.

 Objek Wisata lain yang ada di Kota Kupang

Anda harus terdaftar sebagai Member agar dapat memberikan Ulasan.

Silahkan atau Daftar

Pantai Puru Kambera
Pantai Puru Kambera
 
Lihat Detail
Kue Cucur - Oesao
Kue Cucur - Oesao
 
Lihat Detail
Kolam Susuk
Kolam Susuk
 
Lihat Detail
Benteng Empu
Benteng Empu
 
Lihat Detail
Danau Rana Mese
Danau Rana Mese
 
Lihat Detail
Kampung Ratenggaro
Kampung Ratenggaro
 
Lihat Detail
Air Terjun Laputi
Air Terjun Laputi
 
Lihat Detail
Gua Monyet Sasando
Gua Monyet Sasando
 
Lihat Detail
Jong Dobo
Jong Dobo
 
Lihat Detail
Pantai Marosi
Pantai Marosi
 
Lihat Detail
Gua Maria Bitauni
Gua Maria Bitauni
 
Lihat Detail
Kampung Prai Goli
Kampung Prai Goli
 
Lihat Detail
Festival Pasola Lamboya
Festival Pasola Lamboya
 
Lihat Detail
Kampung Bodo Ede
Kampung Bodo Ede
 
Lihat Detail
Taman Nasional Kelimutu
Taman Nasional Kelimutu
 
Lihat Detail
Danau Rana Tonjong
Danau Rana Tonjong
 
Lihat Detail
Masjid Tua Lerabaing
Masjid Tua Lerabaing
 
Lihat Detail
Pantai Mandorak
Pantai Mandorak
 
Lihat Detail
Air Terjun Kanabu Wai
Air Terjun Kanabu Wai
 
Lihat Detail
Kolam Renang Wirasakti
Kolam Renang Wirasakti
 
Lihat Detail
Gua Peninggalan Jepang di Nunhila
Gua Peninggalan Jepang di Nunhila
 
Lihat Detail
Fulan Fehan
Fulan Fehan
 
Lihat Detail
Pantai Koka
Pantai Koka
 
Lihat Detail
Pantai Wini
Pantai Wini
 
Lihat Detail
Situs Tugu Jepang
Situs Tugu Jepang
 
Lihat Detail
Nihi Watu Beach and Resort
Nihi Watu Beach and Resort
 
Lihat Detail
Pasar Buah dan Sayur Nduaria
Pasar Buah dan Sayur Nduaria
 
Lihat Detail
Air Terjun Cunca Rede & Cunca Ncuar
Air Terjun Cunca Rede & Cunca Ncuar
 
Lihat Detail
Sa'o Ria Bungalow di Moni
Sa'o Ria Bungalow di Moni
 
Lihat Detail
Kampung Prainatang
Kampung Prainatang
 
Lihat Detail
Scroll

LOGIN SEKALI KLIK MENGGUNAKAN

Belum punya akun? Silahkan mendaftar disini »

DAFTAR SEKALI KLIK MENGGUNAKAN

Anda sudah terdaftar? Silahkan login